Tag Archives: mandiri jakarta marathon

Post Jakarta Marathon

Marathon Race merupakan perayaan!

Perayaan dari berminggu-minggu waktu, keringat, biaya yang telah dihabiskan untuk mempersiapkan hajatan 42.195 dengan baik. Setelah ditulisan sebelumnya dibahas mengenai persiapan marathon sampai dengan eksekusi race day marathon, kali ini kita bahas mengenai apa yang harus dilakukan setelah perayaan marathon berakhir.

Yang saya rasakan sesaat setelah finish marathon bukan capek lemas lelah dan pegal tapi euforia Finish, tubuh memproduksi hormon-hormon yang bikin happy dimulai dari saat finish line (gate lebih tepatnya) sudah terlihat. Saya mulai memperhatikan penampilan, posisi baju apakah sudah pas, kacamata hitam yang sepanjang race saya taruh diatas kepala mulai dipakai agar di foto nanti mata saya tidak terlihat, biasanya mata seperti mengantuk kalau kena keringat, BIB number dirapihkan, postur tubuh diperbaiki. Buat recreational runners seperti saya, foto itu penting!

kira-kira begini momen finish kemarin

1397466_10151753732882879_890176596_o

 

 

 

 

 

 

 

Setelah ini langsung digiring ke area finish dan cari medali, baju finisher chit-chat sana sini dan ambil air mineral, sports drink dan pisang. Air mineral di semprotin ke kaki yang kepanasan sampe seluruh sepatu basah, disemprot ke kepala, muka, mengalir ke badan sampe basah kuyup.

Continue reading

Race Report : Mandiri Jakarta Marathon

Finally i did Finish a Marathon in hometown Jakarta !!

Mandiri Jakarta Marathon adalah kelanjutan dari usaha pertama untuk menjadi marathoner yang gagal saat Bali Marathon di bulan Juni lalu. Penantian yang cukup panjang namun pantas dan sesuatu yang bisa dibanggakan.

Pendaftaran

Apa yang pertama kali harus dilakukan orang untuk bisa jadi marathoner? Register one!

Proses penting dari sebuah komitmen dalam melakukan lomba dimulai dari proses registrasi, saat ada penawaran khusus pendaftaran Jakarta Marathon  tanggal 04 sd 06 April 2013 tanpa pikir panjang saya langsung daftar di website www.theJakartamarathon.com dan mendapatkan diskon 50% untuk kategori marathon dari Rp 350.000,- menjadi Rp 175.000,-. setelah proses pembayaran selesai maka perlombaan sebenarnya sudah dimulai.

Persiapan Awal

42.195km jarak yang intimidatif, sebelum mendaftar Jakarta Marathon jarak lari terjauh yang pernah saya lakukan adalah 30km lari santai saat car free day dengan banyak stop makan dan istrirahat, selain itu jarak lari saat race terjauh di 2XU Megatri Singapore sepanjang 27km. Saya merasa harus mencoba jarak marathon sebelum saya lari marathon sesungguhnya, hal itu akan memberikan saya gambaran apa yang dirasakan pada saat race nanti. Kesempatan datang di tanggal 7 Juli 2013 ketika rute Jakarta Marathon telah di release. Saya mencoba mengajak beberapa teman tapi tidak mendapat respon yang baik sampai akhirnya berjodoh dengan makdel yang bersedia mendampingi saya berlari.

test rute jakmarKami mulai lari sejak pukul 04:00am dari monas menyusuri rute jakmar kearah kota tua, saat waktu subuh kami sempatkan sholat di masjid dekat harmoni posisi di sekitar km 9. Kami teruskan lari dengan jogging pace sampai kuningan dan berhenti kembali di 7-11 pasar festival untuk mengisi air dan istirahat (posisi di km 21, nett time lari sekitar 2 jam). Meneruskan lari kearah pancoran badan sudah mulai lelah dan pace sudah jauh melambat. Setelah putar arah di gatsu menuju arah senayan kaki semakin berat sementara rekan saya makdel masih lari dengan konstan dan mulai meninggalkan saya didepan sekitar 100 m. Beberapa kali dia berhenti agar kami bisa kembali lari beriringan. Pemberhentian berikutnya di km 30 depan TVRI, kaki saya sudah lelah dan saya melakukan stretching untuk merelaksasi otot dan sendi. Perbekalan kismis di kantong saya habiskan saat itu juga malah saya minta kismis yang dibawa makdel. Kami berhenti cukup lama karena makdel juga mengalami masalah dengan batere handphone-nya dan bulak-balik memperbaiki handphone agar dapat tracking endomondo. Dari TVRI kami melanjutkan lari dengan pace yang semakin lambat, saya meminta berhenti kembali di 711 depan senayan city, saat itu saya benar-benar kelelahan.¬† Kami berhenti cukup lama untuk minum susu dan pisang (posisi km 32). Saat melanjutkan lari saya mengalami kondisi “hit the wall” hal yang ditakutkan oleh setiap pelari marathon, dari km 32 sampai km 42 benar-benar menyiksa, akhirnya terpaksa jalan-lari-jalan-jalan-jalan-lari, tidak benar-benar lari, otot kaki sudah meraung untuk istirahat. sampai di HI (km40) bertemu dengan wendro dan sedikit tersemangati dengan aksinya memotret kami, akhirnya mulai jogging sampai dengan finish di Monas. Garmin time nett untuk percobaan pertama lari 42km adalah 5:12, kalau dihitung gross time sekitar 6:30 dengan banyaknya berhenti dan istirahat. Pelajaran yang berharga,¬† i know im far from my goal time. belum di mention ya Goal Time saya untuk finish first marathon cukup ambisius : sub 4hour.

Continue reading