Coca Cola untuk asupan pada olahraga endurance

image

Dari pengalaman mengikuti Ironman lalu, pada informasi yang disediakan dalam bentuk “athlete guide” yang dikirimkan kepada peserta sebelum lomba di tulis hydration yang disediakan di aid station/water station salah satunya adalah Coca Cola yang tidak berkarbonasi atau istilahnya De-Gassed COLA. Nah sejak itu saya jadi penasaran Cola itu apa sih kelebihannya untuk Endurance Race seperti Marathon/Ultra Marathon/Ironman, dari hasil penelusuran saya coba bahas satu-persatu dari kandungan yang ada didalam Coca Cola, ambil contoh Coca Cola kaleng klasik 350ml seperti pada gambar :

1. Kalori 140kcal : bersumber dari 100% karbohidrat yang bisa di gunakan langsung sebagai sumber energi, kalori adalah nilai energi, contoh kebutuhan energi saya dengan berat 64kg untuk lari half marathon sebesar 1.300kcal.

2. Sodium 50mg : dibutuhkan untuk pengganti elektrolit  yang hilang dari keringat pada saat olahraga, kalau kurang sodium maka gejalanya terjadi keram, siapa yang mau keram saat race?

3. Sugar 39gram : ya gula berbahaya untuk orang pada umumnya, tapi untuk para atlit gula diserap dengan cepat oleh tubuh sebagai sumber energi dan menjaga stabilitas kadar gula darah selama olahraga.

4. Yang tidak tertulis pada kemasan adalah kandungan kafein pada Cola klasik yang sebesar 35mg, dimana dalam banyak studi disebutkan jika kafein dikonsumsi bersama karbohidrat membantu lebih banyak penyimpanan gylcogen dalam otot, glycogen ini berfungsi sebagai sumber energi pada otot.

5. Coca Cola harganya cenderung murah dibandingkan sports drink pada umumnya dan tersedia dimana-mana di seluruh dunia, jadi gak akan ada isu tidak ada dipasaran.

Dengan pertimbangan 5 temuan diatas, saya coba meminum Cola untuk persiapan Ironman, dan pada saat lomba, sekarang hanya sesekali saja karena saya suka rasanya.

Pertanyaannya bagaimana cara membuat de-gassed Cola?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *