Monthly Archives: October 2013

Race Report : Mandiri Jakarta Marathon

Finally i did Finish a Marathon in hometown Jakarta !!

Mandiri Jakarta Marathon adalah kelanjutan dari usaha pertama untuk menjadi marathoner yang gagal saat Bali Marathon di bulan Juni lalu. Penantian yang cukup panjang namun pantas dan sesuatu yang bisa dibanggakan.

Pendaftaran

Apa yang pertama kali harus dilakukan orang untuk bisa jadi marathoner? Register one!

Proses penting dari sebuah komitmen dalam melakukan lomba dimulai dari proses registrasi, saat ada penawaran khusus pendaftaran Jakarta Marathon  tanggal 04 sd 06 April 2013 tanpa pikir panjang saya langsung daftar di website www.theJakartamarathon.com dan mendapatkan diskon 50% untuk kategori marathon dari Rp 350.000,- menjadi Rp 175.000,-. setelah proses pembayaran selesai maka perlombaan sebenarnya sudah dimulai.

Persiapan Awal

42.195km jarak yang intimidatif, sebelum mendaftar Jakarta Marathon jarak lari terjauh yang pernah saya lakukan adalah 30km lari santai saat car free day dengan banyak stop makan dan istrirahat, selain itu jarak lari saat race terjauh di 2XU Megatri Singapore sepanjang 27km. Saya merasa harus mencoba jarak marathon sebelum saya lari marathon sesungguhnya, hal itu akan memberikan saya gambaran apa yang dirasakan pada saat race nanti. Kesempatan datang di tanggal 7 Juli 2013 ketika rute Jakarta Marathon telah di release. Saya mencoba mengajak beberapa teman tapi tidak mendapat respon yang baik sampai akhirnya berjodoh dengan makdel yang bersedia mendampingi saya berlari.

test rute jakmarKami mulai lari sejak pukul 04:00am dari monas menyusuri rute jakmar kearah kota tua, saat waktu subuh kami sempatkan sholat di masjid dekat harmoni posisi di sekitar km 9. Kami teruskan lari dengan jogging pace sampai kuningan dan berhenti kembali di 7-11 pasar festival untuk mengisi air dan istirahat (posisi di km 21, nett time lari sekitar 2 jam). Meneruskan lari kearah pancoran badan sudah mulai lelah dan pace sudah jauh melambat. Setelah putar arah di gatsu menuju arah senayan kaki semakin berat sementara rekan saya makdel masih lari dengan konstan dan mulai meninggalkan saya didepan sekitar 100 m. Beberapa kali dia berhenti agar kami bisa kembali lari beriringan. Pemberhentian berikutnya di km 30 depan TVRI, kaki saya sudah lelah dan saya melakukan stretching untuk merelaksasi otot dan sendi. Perbekalan kismis di kantong saya habiskan saat itu juga malah saya minta kismis yang dibawa makdel. Kami berhenti cukup lama karena makdel juga mengalami masalah dengan batere handphone-nya dan bulak-balik memperbaiki handphone agar dapat tracking endomondo. Dari TVRI kami melanjutkan lari dengan pace yang semakin lambat, saya meminta berhenti kembali di 711 depan senayan city, saat itu saya benar-benar kelelahan.¬† Kami berhenti cukup lama untuk minum susu dan pisang (posisi km 32). Saat melanjutkan lari saya mengalami kondisi “hit the wall” hal yang ditakutkan oleh setiap pelari marathon, dari km 32 sampai km 42 benar-benar menyiksa, akhirnya terpaksa jalan-lari-jalan-jalan-jalan-lari, tidak benar-benar lari, otot kaki sudah meraung untuk istirahat. sampai di HI (km40) bertemu dengan wendro dan sedikit tersemangati dengan aksinya memotret kami, akhirnya mulai jogging sampai dengan finish di Monas. Garmin time nett untuk percobaan pertama lari 42km adalah 5:12, kalau dihitung gross time sekitar 6:30 dengan banyaknya berhenti dan istirahat. Pelajaran yang berharga,¬† i know im far from my goal time. belum di mention ya Goal Time saya untuk finish first marathon cukup ambisius : sub 4hour.

Continue reading

First Marathon

Lari merupakan bagian yang penting dari Ironman, bagian terakhir dari 3 sequence olahraga yang menentukan apakah bisa finish atau tidak, apakah waktunya bisa baik atau tidak. Sebelum melakukan Ironman paling tidak saya pernah sekali ikut perlombaan lari Marathon.

Sepanjang tahun 2012 saat tahun pertama menjalani dunia Triathlon, secara konservatif saya selalu menjaga kilometer lari di maksimal 21km. Setelah melewati serial lomba lari 5k sejak bulan februari baru di bulan oktober mengikuti lomba lari dengan jarak 10k dan bulan November race pertama dengan jarak 21 km.

Di tahun 2013 ultimate sports goal saya ada 2 :

1. Finish 2XU Megatri Mega Distance (3km swim-102km bike-27km Run)

2. Finish Marathon

Rencana awal akan melepas keperawanan marathon di Bali pada gelaran Bali Marathon, namun persiapan yang kurang akibat kondisi tubuh yang kurang baik setelah tersengat ubur-ubur di selat Madura membuat saya memutuskan untuk membatalkan keikutsertaan.

Continue reading